Kupang,Radartimor.com,Bupati Kupang, Yosef Lede, Sabtu (20/6), menghadiri pembukaan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) Angkatan II Tahun 2026, yang digelar Perhimpunan Advokad Indonesia (PERADI) Kabupaten Kupang bekerjasama dengan Universitas Katolik Widya Mandira Kupang, di Hotel Sasando, Kota Kupang.
Yosef Lede dalam kesempatan tersebut mengatakan, ia mengapresiasi PERADI Kabupaten Kupang yang telah dua tahun berturut – turut menggelar PKPA. Dijelaskan, provesi Advokad memang sangat dibutuhkan masyarakat hingga ke desa – desa yang membutuhkan pendampingan hukum.
“Advokad sekarang menjadi kebutuhan karena banyak masyarakat yang butuh pendampingan, butuh edukasi – edukasi, yang hanya bisa dilakukan Advokad. Saya bicara konteksnya di Kabupaten Kupang, kit aini masyarakat memang pemahaman mengenai hukum masih sangat kurang, sudah tertimpa masalah hukum baru memahami pasal – pasalnya. Oleh karena itu kehadiran advokad untuk belajar bagaimana melakukan sosialisasi – sosialaisasi hukum kepada masyarakat, karena sejatinya hukum ini mengatur seluru sendi kehidupan masyarakat”, jelas Yosef Lede.
Yosef Lede juga berharap PKPA yang digelar PERADI Kabupaten Kupang tersebut bukan sekedar sermonial semata, tetapi para peserta yang mengikuti PKPA haruslah orang – orang yang memiliki komitmen tinggi pada penegakkan hukum. Yosef Lede juga memberi apresiasi khusus kepada PERADI yang diaanggapnya sebagai organisasi advokad terbesar di Indonesia yang paling berkualitas dalam menggelar PKPA, apalagi dengan menggande Universitas Widya Mandira Kupang, salah satu Universitas terbesar di NTT dalam menggelar PKPA Tahun 2026 ini.
Pembukaan PKPA Angkatan II tersebut dilakukan oleh Koordinator Wilayah PERADI NTT, Philipus Fernades, dan dihadiri Sekjen DPN PERADI, Hermansyah Dulaimi, dan Ketua DPC PERADI Kabupaten Kupang, Herry Batileo.(prkpm/knz)
